Bakpia Sabu ala Mahasiswa FTP
Dikirim oleh prasetyaFTP
pada 15 Mei 2013
|
Jika bakpia, jajanan khas Yogyakarta umumnya terbuat dari tepung terigu untuk kulitnya dan kacang hijau untuk isinya, maka lain lagi untuk "Bakpia Sabu". Hasil inovasi mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (THP FTP-UB) ini menggunakan tepung garut dan tepung ubi ungu sebagai bahan substitusi tepung terigu untuk adonan kulitnya. Untuk memberi warna dan rasa alami, ditambahkan pula sayur-sayuran seperti wortel dan bayam. Sedangkan untuk bahan isi bakpia, digunakan buah kurma murni tanpa campuran. Sehingga ketika digigit akan terasa sensasi legit khas buah kurma ditambah rasa krispi dari kulitnya.
Bakpia sabu merupakan hasil kreasi enam mahasiswa FTP. Mereka adalah Muhammad Muizuddin, Ika Devi Arinda, Resy Dwi Cintya, Evi Erizha Sulistyana, Yunia Galih Purwaningdyah dan Annisa Fadhilah Koos Cahyani. Mereka dibimbing oleh Irma Sarita STP, MP, MSc dan Feronika Hapy S, STP, MP.
Bukan hanya keunikan citarasa yang ditawarkan Bakpia Sabu. Dengan dicampur wortel dan bayam, maka produk pangan fungsional ini memiliki nilai gizi yang lebih dibanding bakpia biasa.
Dengan variasi warna yang lebih beragam, diharapkan konsumen akan lebih tertarik karena banyaknya pilihan untuk mengkonsumsi bakpia dengan rasa dan warna yang baru. Bakpia sabu ini juga bisa menjadi alternative bagi orang yang tidak suka makan sayur secara langsung.
Satu kemasan bakpia sabu berisi tiga buah dan hanya dibandrol dengan harga Rp. 2500 saja. Tertarik untuk order? Hubungi langsung ke nomor HP 0857 3603 8984. [mm/elr/denok]
nice share
BalasHapus